Kristen Itu Terbuka & Jujur

Posted: Desember 17, 2008 in 1

pass4sure

Berikut adalah Kesaksian Se Orang Anak Pimpinan Hamas yang Masuk Kristen:

File boleh anda download 😦disini

Son of Hamas Leader Turns Back on Islam and Embraces Christianity — Terjemahan Versi Bahasa Indonesia

moseb

Mosab Hassan Yousef adalah seorang anak muda yang luar biasa dengan kisah hidup yang luar biasa pula. Dia adalah putera seorang pemimpin yang paling berpengaruh dlm organisasi militan Hamas di Tepi Barat dan tumbuh di dalam sebuah keluarga Islam yang taat.

Kini, pd usia 30 thn, ia menghadiri gereja evangelis Kristen di Barabbas
Road, San Diego, Calif. Ia murtad dari Islam, meninggalkan keluarganya di Ramallah dan sedang mencari suaka di AS.

Cerita hidupnya sungguh menakjubkan. Dibawah ini cuplikan wawancara eksklusif dgn FOX News dimana ia bercerita bgm seorang Muslim Tepi Barat menjadi Kristen West Coast (Pantai Barat AS).

JONATHAN HUNT: Mengapa, setelah 25 thn, anda berubah ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Saya percaya bahwa semua tembok yg didirikan Islam selama 1.400 thn terakhir ini tidak lagi eksis. Mereka (Muslim) tidak mengakui ini. Mereka mendirikan tembok2 ini dan membiarkan orang bodoh karena mereka takut. Mereka tidak ingin orang membahas apapun ttg realitas Islam, ttg pertanyaan2 penting ttg Islam dan mereka meminta kepada pengikut2 mereka, ‘Jangan tanya ttg hal2 tertentu itu.’

Tapi kini, orang memiliki media. Jika seorang ayah mengurung puterinya dirumah, puterinya akan duduk dibelakang komputernya dan melancong keseluruh pelosok dunia. Jadi, orang bisa mendapatkan informasi, pengetahun, searching engines, shg sangat sangat mudah bagi siapapun utk mempelajari Islam, dll agama. Tidak dari sudut pandang Islam, namun dari sudut pandang lain. Jadi dlm 25 thn nanti, ini jelas akan membawa perubahan besar dlm dunia Arab & Muslim.

JONATHAN HUNT: Anda berbicara dari sebuah perspektif unik, sbg lelaki yg tidak saja dibesarkan dlm keluarga Islam tetapi sbg bagian dari organisasi yg dianggap sbg kekuatan ekstrim dlm Islam: Hamas. Apakah realitas Islam? Kau mengatakan orang tidak melihat realitasnya; Apa realitas Islam?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Ada dua fakta yg tidak dimengerti Muslim … Saya perkirakan, lebih dari 95% Muslim tidak mengerti agama mereka sendiri. Islam muncul dlm bahasa yg jauh lebih keras daripada bahasa yg digunakan Muslim sekarang, shg mereka tidak mengerti (bahasa Islam yg sebenarnya) … mereka hanya menggantungkan diri kpd para ulama utk mendapatkan pengetahuan mereka ttg agama ini.

Kedua, mereka tidak mengerti apapun ttg agama2 lain. Masy2 Kristen yg hidup sbg minoritas dlm sebuah mayoritas Muslim lebih memilih utk tidak berbicara ttg Yesus Kristus karena itu terlalu BAHAYA bagi mereka.

Jadi, semua pandangan Muslim ttg agama2 lain dibumi ini hanya datang dari perspektif Islam. Nah, realitas ini yg tidak dimengerti kebanyakan orang.

JIka orang, jika Muslim, mulai mengerti agama mereka — terutama, agama mereka — dan melihat kandungannya yg mengerikan itu, mereka akan mulai mengerti bgm ini semua bisa terjadi …karena kebanyakan ulama hanya berfokus pada hal2 tertentu dari Islam. Ini karena mereka terlalu maluutk membahas hal2 diluar itu.

JONATHAN HUNT: Contohnya ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Spt istri2 Muhammad, misalnya. Kau tidak akan pernah mendengar kotbah di mesjid ttg istri2 Muhammad, yg kemungkinan lebih dari 50 — walau tidak ada satupun orang yg mengetahuinya, by the way. Tanyakan sendiri kpd mayoritas Muslim, dan mereka tidak tahu menahu ttg fakta ini.

Jadi, mereka MALU membahas ini, jadi mereka cuma berbicara ttg kejayaan Islam, kemenangan2 yg dicapai Muhammad. Tapi, begitu orang memandang diri sendiri, mereka akan melihat bahwa mereka sebenarnya
kalah. Mereka b o d o h, tidak dididik, tidak mampu memimpin dunia spt yg mereka harapkan. Oleh karena itu mereka ingin kembali kpd masa jaya itu dgn melakukan apa yg dilakukan Muhammad, tidak peduli bahwa hal itu terjadi 1.400 thn lalu dan tidak akan terulang lagi.

JONATHAN HUNT: Apakah mereka ingin menghancurkan agama Kristen ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Islam memang sudah menghancurkan agama Kristen dari permulaan dan Muslim tidak mengakui bahwa mereka menusuk hati Kristen dgn mengatakan bahwa Yesus tidak mati di salib. Muslim menganggap bahwa ini caranya menghormatinya (nabi Isa).

[…]

Ini yg dilakukan Muslim. Mereka tidak mengerti bahwa ini bagian yg paling penting dari agama Kristen : salib !

Jadi, mereka berpandangan sempit, mereka tidak tahu apa yg mereka lakukan, dan inilah asal usul segala ide jahat dibelakang agama yg bernama Islam ini.

JONATHAN HUNT: APa peristiwa khusus yg memulai merubah pendapat anda ttg Islam ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Sejak kecil saya sudah memiliki sejumlah pertanyaan sulit, bahkan keluarga saya sering mencela saya, ‘Kau memang anak keras kepala dan kami sulit menjawab pertanyaan2mu. Mengapa sih kau nanya2 melulu ?’ Jadi, inilah permulaannya.

Namun saya merasa bahwa semuanya — dan ayah saya adalah contoh bagus bagi saya karena ia memang orang jujur dan bersahaja, sangat baik terhdp ibu saya dan terhdp kami, dan membesarkan kami dgn prinsip2 pengampunan. Nah, oleh karena itu saya menyangka semua orang Islam spt ini.

Ketika saya berusia 18 thn, dan saya ditahan orang Israel dan mendekam di sebuah penjara Israel. Tapi disana Hamas memiliki kontrol atas anggota2 mereka didalamnya dan saya melihat Hamas menyiksa orang2 dgn sangat-sangat parah.

JONATHAN HUNT: Maksudmu, anggota Hamas saling menyiksa sesama anggota ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Pemimpin2 Hamas ! Pemimpin2 Hamas yg kita kini saksikan di TV now, dan pemimpin2 besar, bertanggung jawab atas penyiksaan terhdp anggota2 mereka sendir. Mereka tidak menyiksa saya, tapi ini tetap sebuah shock bagi saya, melihat mereka menyiksa sesama anggota mereka : menusuk kuku2 dgn jarum, membakar tubuh2 mereka, dan juga banyak yg dibunuh.

JONATHAN HUNT: Tapi mengapa mereka membunuh orang2 mereka sendiri ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Karena curiga bahwa mereka (korban2 mereka itu) telah bekerja sama dgn pihak Israel dan bekerjasama dgn penjajah2 Israel melawan Hamas … Jadi ratusan orang jadi korban. Saya menyaksikan penyiksaan ini selama
setahun. Nah, itulah titik perubahan paling besar dlm hidup saya. Saya mulai membuka mata saya. Tapi saya masih merasa bahwa ada Muslim baik dan ada Muslim jahat. Muslim2 baik, spt ayah saya, dan Muslim2 buruk spt orang2 Hamas ini yg menyiksa rekan2 mereka sendiri.

Nah, itulah permulaan mata saya terbuka lebar.

JONATHAN HUNT: Anda berbicara ttg Muslim2 baik, spt ayah anda, tetapi tetap saja anda meninggalkan agama ayah anda. Bukankah kau bisa saja menjadi Muslim baik spt ayah anda ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Nah, ini nih realitasnya : saya mendalami agama Kristen — yg tadinya saya salah mengerti total, karena saya mempelajarinya dari sudut Islam, padahal tidak ada satupun yg benar ttg Kristen kalau dipelajari dari sudut Islam.

Ketika saya mendalami Injil dng perlahan-lah, ayat demi ayat, saya memastikan dulu bahwa ini buku Tuhan, pernyataan Tuhan, shg saya mulai memandang Injil dgn cara berbeda. Tidak mudah bagi saya utk mengatakan bahwa Islam adalah salah.

Islam adalah ayah saya. Saya dibesarkan utk satu ayah — 22 thn utk ayah itu — dan seorang ayah lain datang kpd saya dan mengatakan, ‘Maaf, SAYAlah ayahmu.’ Dan saya tersentak, ‘Apa maksudmu ? Saya punya ayah saya sendiri, dan dia adalah Islam!’ Dan lalu ayah agama Kristen mengatakan kpd saya, ‘Tidak, sayalah ayahmu. Saya berada dlm penjara, dan ini (Islam) bukan ayahmu.’

Nah, itulah yg terjadi. Tidak mudah utk percaya bahwa (Islam) bukan ayahmu lagi. Jadi saya harus mendalami Islam sekali lagi dari sudut pandang lain utk menyadari kesemua kesalahan, kesalahan2 besar dan dampaknya, tidak hanya terhdp Muslim — yg nilai2nya saya benci … saya tidak suka tradisi manapun yg hanya menyulitkan kehidupan orang
— tapi juga dampaknya bagi umat manusia. Pada umat manusia ! Manusia saling membunuh dlm nama Tuhan.

Nah, mulailah saya dgn pasti menyimpulkan bahwa problemnya adalah Islam, bukan Muslim — saya tidak dapat membenci Muslim karena Tuhan mencintai mereka dari permulaan. Dan Tuhan tidak menciptakan sampah. Tuhan menciptakan orang2 baik yg dicintaiNya, tapi Muslim adalah orang2 SAKIT (sick), mereka memiliki pemikiran berbeda. Saya tidak lagi membenci mereka tapi saya sangat sedih melihat mereka dam satu2nya cara bagi mereka adalah utk berubah adalah dgn mengenal siapa Tuhan dan mana jalan sebenarnya.

JONATHAN HUNT: Apakah kau tidak khawatir bahwa pernyataan2 macam ini — dan mengingat latar belakangmu, pernyataan2mu akan sangat diperhatikan — akan meningkatkan kesulitan, kebencian antara Kristen dan Muslim di dunia saat ini ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Ini bisa terjadi kalau seseorang Kristen datang kpd Muslim dan berbicara ttg realitas Islam. Tapi Kristen memang sudah ditempatkan dlm daftar musuh mereka anyway, bahkan sebelum mereka membuka mulut ttg Islam. Jadi, jika kau pergi ke mereka sbg Kristen, Muslim akan langsung merasa tersinggung dan membencimu dan ini jelas akan meningkatkan jurang antara kedua agama — tetapi apa yg membuat orang spt saya bisa berubah ?

Beberapa tahun lalu, ketika saya disana, Tuhan membuka mata dan juga otak saya dan saya menjadi orang yg berubah total. Jadi sekarang, saya bisa melakukan kewajiban ini, kalian sbg Kristen bisa membantu saya melakukannya, tapi kalian mungkin tidak sanggup. Muslim kini tidak lagi memiliki alasan, sekarang.

JONATHAN HUNT: Betapa sulitnya proses meninggalkan keluargamu dan rumahmu ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Ibarat mencabut kulit saya dari tulang2 saya, begitu kira2. Saya cinta keluarga saya, mereka cinta saya. Dan adik2 saya spt putera2 saya sendiri. Saya membesarkan mereka. Basically, ini keputusan terbesar dlm hidup saya.

Saya meninggalkan semuanya, tidak hanya keluarga saja. Jika kau memutuskan utk murtad dari Islam ke Kristen, tidak cukup utk mengatakan goodbye dan thank you. Tidak cukup. Kau juga membelakangi budaya, peradaban, tradisi, masyarakat, keluarga, agama, Tuhan — atau apa yg kusangka sbg tuhan selama bertahun2 ! Jadi, ini sangat complicated. Orang menyangka itu mudah, spt hal sepele. Kini di AS saya mendapatkan kebebasan saya and it’s great, tapi dilain pihak, tidak ada yg bisa mengganti famili … berat kehilangan family —

JONATHAN HUNT: Jadi, kau kehilangan keluargamua ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Keluarga saya terdidik dan ini juga sulit bagi mereka. Mereka meminta saya berkali2, khususnya selama dua hari pertama, utk menyembunyikan agama saya yg baru ini dan tidak mengumumkannya di media.

Tapi saya diwajibkan Tuhan utk mengumumkan namaNya dan memujaNya keseluruh dunia karena penghargaan bagi saya adalah bahwa IAakan melakukan hal yg sama bagi saya. Jadi, saya lakukan ini sbg sebuah kewajiban. Saya ingin tahu berapa orang yg bisa melakukan apa yg saya lakukan sekarang ini. Saya belum menemukan satu orangpun.

Saya harus kuatkan diri. Ini tantangan yg sangat besar. Ini keputusan yg sangat besar dlm hidup saya. Saya tidak main2. Saya tidak melakukan ini utk kebahagiaan dunia. Saya melakukannya utk satu alasan saya: saya percaya. Setiap hari orang menderita karena kepercayaan yg salah. Saya bisa membantu mengeluarkan mereka dari lingkaran tidak berkesudahan ini … lingkaran yg disediakan setan utk mereka.

JONATHAN HUNT: Kau masih sempat berbicara dgn ayahmu ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Tidak ada kesempatan utk berkomunikasi dgn ayah saya karena ia sekarang di penjara dan tidak ada telpon di penjara.

JONATHAN HUNT: Apakah anggota keluargamu tidak bercerita kpdmu ttg reaksi ayahmu ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Mereka memang mengunjunginya. Tapi sampai sekarang saya tidak tahu bgm reaksinya, tapi saya yakin ia sangat sedih ttg keputusan saya ini. Tapi ia juga akan mengerti, karena ia tahu saya dan ia tahu saya bukan tipe orang yg mengambil keputusan secara enteng, tanpa kepercayaan kuat.

JONATHAN HUNT: Apakah kau akan semakin menyulitkan posisinya diantara sesama anggota Hamas semakin sulit ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: JELAS ! Keluarga saya, termasuk ayah saya harus menanggung beban atas keputusan saya ini. Ini bukan keputusan mereka. Ini keputusan saya, tapi mereka tetap harus menanggung beban dan saya minta — saya berdoa bagi ayah, semua kakak dan adik2 saya digereja ini, selalu berdoa setiap kali bagi mereka — ‘Tuhan, bukalah mata mereka, pemikiran mereka, utk datang kpd Kristus. Dan berikan rahmatmu karena mereka juga harus menanggung salib ini dgn saya.’

JONATHAN HUNT: Ceritakan kami ttg Hamas dan cara kerjanya. Apakah Hamas sebuah organisasi Islam murni, shg dimatamu disitulah kesalahan mereka, ATAU ada hal2 lain dlm Hamas yg kau tidak sukai ? Atau kau menganggap Hamas sebuah organisasi baik ? Apa arti Hamas bagi dirimu ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Yah, dimanapun ada orang baik. Khan Tuhan memang menciptakan orang2 baik.

Saya kenal banyak orang yg mendukung Hamas tapi tidak pernah terlibat dlm serangan teroris, misalnya. Mereka hanya mengikuti Hamas karena cinta Tuhan dan mengira bahwa Hamas mewakili Tuhan. Mereka tidak tahu sama sekali, mereka tidak mengenal Tuhan yg sebenarnya dan mereka tidak pernah mendalami agama Kristen. Tapi Hamas, sbg wakil Islam, ini problema besar.

Problemnya bukan Hamas, bukan orangnya. Akar masalahnya adalah Islam itu sendiri sbg sebuah ide, sebuah ide. Hamas sbg sebuah organisasi, jelas, termasuk kepemimpinannya dan ayah saya, mereka bertanggung jawab atas semua kekerasan yg terjadi oleh organisasi itu. Saya tahu mereka menganggap diri sbg reaksi atas agresi Israel, tetapi tetap saja, mereka bagian darinya dan harus mengambil keputusan dlm operasi2 melawan Israel, termasuk membunuh banyak orang sipil.

JONATHAN HUNT: Kau percaya bahwa Israel tidak bersalah dlm konflik ini ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Okupasi memang buruk. Tapi kami disini berbicara ttg ide. Israel memiliki HAK utk membela diri, tidak ada yg bisa membantah ini. Kadang mereka menggunakan terlalu banyak agresi terhdp penduduk. Kadang banyak penduduk tewas karena tentara2 Israel kurang bertanggung jawab, ttg bgm mereka memperlakukan orang di checkpoint2.

Pesan saya kpd tentara Israel: setidaknya perlakukan orang dgn cara pantas di checkpoint2. Tapi ini bukan masalah antar bangsa, tapi ttg ide2 salah pada kedua pihak dan satu2nya cara utk keluar dari lingkaran setan ini adalah utk mengenal prinsip2 yg dibawa Yesus ke bumi ini :
grace, love, forgiveness. Tanpa ini, mereka tidak akan pernah maju ataupun mematahkan lingkaran tidka berkesudahan ini.

[…]

JONATHAN HUNT: Kau percaya bahwa Israel akan pernah mengadakan perjanjian damai dng Hamas?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Tidak mungkin. Ini spt api co-exist dgn air. Tidak mungkin. Hamas bisa main politik selama 10 thn, 15 thn; tapi tanya saja setiap pemimpin Hamas, ‘Okay, apa yg akan terjadi setelah itu ? Apakah kalian akan co-exist dgn Israel utk selama2nya ?’ Jawabannya sudah pasti TIDAK … KECUALI mereka melakukan sesuatu yg melanggar Quran. Tapi itu sudah ideologi mereka dan mereka tidak akan beranjak darinya. Jadi, tidak mungkin. Ini bukan soal Israel, bukan soal Hamas: ini menyangkut kedua ideologi. Tidak mungkin.

JONATHAN HUNT: Kau tidak takut dibunuh karena mengutarakan hal2
macam ini — yg bahkan akan diridhoi oleh beberapa bagian Quran?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Mereka harus membunuh pemikiran2 saya terlebih dahulu. Tapi pemikiran2 saya sudah beredar luas. Jadi, bgm mereka akan membunuh pemikiran saya ? Bgm mereka akan membunuh pendapat2 yg saya miliki ? … Mereka bisa bunuh tubuh saya, tapi tidak jiwa saya.

[…]

JONATHAN HUNT: Kau pernah diancam ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: No, not really. Jujur saja, banyak Muslim dan pemimpin Muslim di AS ini, di masy2 Eropa, mencoba mencari saya. Mereka menelpon keluarga saya, ibu saya utk mengetahui cara menghubungi saya. Mereka mengatakan kpd ibu saya, ‘Kami ingin membantunya.’

JONATHAN HUNT: Mereka percaya kau butuh bantuan ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Yeah, mereka pikir saya dimanipulasi oleh orang2 Kristen. Nah, disinilah mereka salah total. Saya sudah menjadi Kristen utk waktu lama dan tidak seorangpun tahu. Sudah selama beberapa tahun sekarang. Tapi sekarang saya baru mengumumkannya.

Mereka tahu saya berpendidikian dan mendalami Islam & Christianity. Ketika saya mengambil keputusan, ini bukan saya kena jampi2 atau mencoba meyakinkan saya. Ini 100% keputusan saya seorang diri.

[…]

JONATHAN HUNT: Apa pesanmu bagi Muslim2 yg mendengarmu saat ini ?

MOSAB HASSAN YOUSEF: Pesan saya adalah, pertama2, bukalah pemikiran kalian. Mereka lahir dari keluarga2 Muslim — inilah bgm mereka masuk Islam … spt juga keluarga2 Kristen maupun Yahudi.

Jadi, saya ingin mereka membuka mata mereka, pemikiran mereka dan membayangkan diri mereka tidak lahir dlm keluarga Muslim. Utk apa Tuhan memberikan mereka otak ? Bukalah hati kalian. Baca Injil. Pelajarilah agamamu, Saya ingin membuka pintu gerbang bagi mereka. Saya ingin mereka bebas. Mereka pasti ingin hidup dgn baik di dunia dgn cara mengikuti Tuhan – dan mereka juga akan menemukan jaminan bagi hidup di akhirat.

Di postkan dari : http://todayswisdoms.com/
Iklan
Komentar
  1. syahadah berkata:

    saya yakin anda tidak pernah membaca al-qur’an, kitab suci ummat islam, dan pasti tidak berani karena selama ini gereja mendoktrin anda untuk tidak membacanya. padahal iman yang sebenarnya adalah, iman yang diperoleh dengan jalan merdeka, untuk menemukan kebenaran. betapa banyak orang telah merasa sampai kepada kebenaran sesungguhnya, padahal ia hanya beriman karena dipahsa, dicekoki, didoktrin. ketahuilah, kebenaran itu dapat diraih dengan keberanian untuk membandingkan sesuatu yang kita yakini dengan apa yang diyakini orang lain.

  2. aris berkata:

    TUHAN memberkatimu. Semoga kesaksian anda ini dapat menyadarkan setiap orang yang masih belum mengenal YESUS sehingga mereka mau menerima dan mengakuiNya sebagai Juruselamat dunia ini. Hanya di dalam YESUSlah ada jalan, keselamatan dan hidup. Amin

  3. Eddy berkata:

    Saya percaya bahwa mempercayai sesuatu tergantung dari cara kita memandang.. Oleh karenanya sifatnya subjektif.. Ketika kita memandang kesaksian ini secara subjektif maka selalu ada perbedaan karena pada dasarnya tidak ada dua manusia yang sama persis pandangannya…

    Saya melihat keobjektifan kesaksian ini ada pada kenyataan yang terjadi pada saudara MOSAB HASSAN YOUSEF.. Sehingga tak ada yang perlu dipersoalkan dari pengalaman iman MOSAB HASSAN YOUSEF ini..

    Kita yang seharusnya mencari sendiri kebenaran kesaksian ini.. Apa benar pandangan Kristen seperti itu atau apa benar pandangan Quran seperti itu.. Jangan kita langsung menghakimi mana yang salah atau benar dari pandangan kita, tapi mari lihat objektifitasnya..

    jadi bagaimana kalau kita menggunakan tenaga kita untuk membangun hubungan harmonis dengan sesama dan Tuhan daripada mempersoalkan pandangan-pandangan pribadi (egoisme)..

    Btw, I am a Catholic..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s